Tuesday, 17 May 2016

Video Pengakuan Wanita yang Berhubungan Intim sambil Berkaraoke Via Smule

Wanita berhubungan badan dengan seorang lelaki sambil karaoke via Smule yang menghebohkan netizen. Di dalam video, wanita itu menyanyikan lagu Ngobong Ati yang sangat populer Banyuwangi, Jawa Timur. Akibatnya pemilik akun IgorAgathaSebastian tersebut dicari warga Banyuwangi untuk meminta maaf.

Krishna Adi, ketua Ikatan Keluarga Banyuwangi Taiwan (Ikawangi Taiwan) menyatakan sayembara berhadiah Rp 1 juta yang digelar pihaknya menuai hasil. Wanita berinisial T yang diketahui berasal dari Blora, Jawa Tengah tersebut berhasil ditemukan di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Lajut dia, orang yang berhasil mengetahui keberadaan wanita itu juga telah diberi hadiah yang dijanjikan. Namun, demi keselamatan identitasnya tak diungkap ke masyarakat.


"Untuk pemenang sayembara hadiah satu juta itu sudah ada, tapi saya tak mau menyebutkan nama untuk keamanannya," ungkap Krishna ketika dihubungi brilio.net, Selasa (17/5).

Dia juga menambahkan, ketika ditemui wanita yang didampingi lelaki yang diduga pasangan mesumnya itu menyesali semua perbuatannya. Hal itu buktikan dengan permohonan maaf keduanya yang direkam oleh perwakilan warga Banyuwangi.
Keduanya mengaku tindakan tak terpuji itu tanpa unsur kesengajaan. Mereka minta beribu maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Sumber : brilio.net

Saturday, 14 May 2016

Menakutkan!!! Delman Melaju Tanpa Kusir di Sekitar RS Tasik

Sebuah video viral menyebar di facebook yang memperlihatkan kejadian lucu saat sebuah kuda delman berlari dijalanan padat kendaraan tanpa kusir di daerah Tasikmalaya…
Video yang pertama direkam dan diunggah sendiri oleh akun bernama Genk’z Sky di situs jejaring sosial facebook kini ramai di share oleh orang warga Tasikmalaya. Diketahui jika kuda delman ini lepas tak terkendali di Jl. Rumahsakit atau dikenal juga dengan Jl. Tanuwijaya lalu menuju ke arah Rumah Sakit Umum Kota Tasikmalaya. Sontak saja kejadian ini mengagetkan beberapa kendaraan dan hampir saja menabrak sebuah becak…
Dan buat yang penasaran sama Videonya, simak cuplikannya dibawah ini :
 Tidak ada keterangan lain bagaimana delman tersebut terhenti, namun yang mengungah video tersebut menyebutkan jika kejadian ini terjadi sekitar 2 hari yang lalu… wah ada-ada sajah ya hehe…

Thursday, 12 May 2016

Ngeri! Ular Tanpa Kepala Serang Manusia

 Ular telah dipenggal kepalanya, dikuliti, dan jeroannya sudah dikeluarkan, 16 jam sebelumnya. 



Seorang koki yang tengah mempersiapkan ular untuk dimasak kaget ketika melihat ular tersebut menyerangnya. Padahal ular telah dipenggal kepalanya, dikuliti, dan jeroannya sudah dikeluarkan, 16 jam sebelumnya. Sang koki mengatakan belum pernah mengalami kejadian seperti ini, meski sebelumnya sering memasak ular.
Sejumlah hewan berdarah dingin dan hewan bertulang belakang memiliki kemampuan untuk bergerak meskipun sudah mati. Seperti saat ular sudah kehilangan kepalanya, namun ular yang sudah mati masih memiliki beberapa refleks, seperti kemampuan untuk bangkit bahkan menyerang.
Gerakan pasca kematian ini dipicu oleh ion-ion atau partikel bermuatan listrik yang masih ada di sel-sel saraf ular. Ion-ion tersebut masih 'hidup', bahkan beberapa jam setelah kematian.
 
 

Cerita 'superhero' naik motor: Menangis di balik topeng

Seorang warga Jakarta yang menjajakan kostum superheronya dengan naik motor bercerita dia pernah menangis di balik topengnya karena sulitnya mencari uang untuk menghidupi keluarga.
Yudi mengatakan ia mulai membuat kostum superheronya dari bahan daur ulang setelah sempat tiga tahun berupaya mencari pekerjaan.
Ia mengendarai motor di Jakarta, dengan memakai kostum tokoh superhero War Machine untuk menjajakan kostumnya.Ia bercerita "pernah nangis di balik topeng saat orang-orang berteriak robot-robot" karena ia memakai kostum. "Orang-orang tidak tahu, saya melakukan ini untuk mencari duit," kata Yudi kepada wartawan BBC Oki Budhi.
Kostum ini terbuat dari eva foam atau bahan busa yang biasa dipakai untuk lapisan sandal atau karpet.
Bagi Yudi membuat kostum superhero, juga merupakan ajang menyalurkan minat dan keahliannya setelah sempat bekerja penata dekorasi di saluran TV swasta di Jakarta.
Yudi kehilangan pekerjaannya tahun 2014, hingga akhirnya mulai membuat kostum superhero. "Saya malu sebenarnya, dengan kondisi saya sekarang, saya akan bangkit lagi sebagai kepala rumah tangga yang bisa menafkahi anak dan istri. kata Yudi.Sejumlah komentar yang masuk melalui Facebook BBC Indonesia terkait upaya Yudi menjajakan kostum ini antara lain dari Davy Mahkota yang menulis, "Kalo hawanya mendung sih oke..kalau panas bisa kebayang, " sementara Janes Gho mengatakan, "Pakai helm tuh. Cuma belum SNI (Standar Nasional Indonesia). itu yg bisa jadi kena tilang pak polantas."
Komentar lain dari Muhamad Yoesoef yang menulis, "Zaman sekarang harus putar otak untuk nyari duit...Salut dan kereen," sementara Lazuardi Imani mengatakan, "Versi lokal ini karena selain kreatif juga menghasilkan uang walau bahan baku kostumnya dari bahan-bahan yang terbuang dan bisa didaur ulang, jangan hiraukan kata mereka karena mereka cuma bisa menghina tapi tak punya karya."
Selain Yudi ada beberapa lainnya yang mencari penghasilan dengan cara berjualan dan menyewakan kostum superhero, seperti Cosplay Center Indonesia di Malang, serta Gonzo di Jakarta. Selain menggunakan bahan busa hati, beberapa penjual kostum superhero lainnya juga menggunakan bahan resin atau plastik, dengan teknologi yang lebih canggih.

SUMBER : www. bbc.com

Sunday, 8 May 2016

ABG Alay yang duduki Patung Pahlawan Akhirnya diamankan

Ismed Banda (18), pemuda asal Desa Sumber Agung, Bandar Betsy I, Nagori Tanjung Hataran, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, diamankan oleh satuan Koramil Pardagangan, Minggu (8/5/2016).
Ismed diduga sebagai salah satu dari sejumlah remaja yang berpose duduk di atas kepala patung pahlawan di Tugu Letda Sujono di Perkebunan PTPN III, Kebun Bandar Betsi, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Pemuda yang hanya lulus sekolah menengah pertama ini diamankan di Desa Lamidur oleh satuan Koramil setelah melakukan pencarian selama dua hari.

Menurut Komandan Koramil Pardagangan Kapten Inf Aladi Siahaan, pemuda ini akan diserahkan ke Polsek Pardagangan."Kami hanya mencari tahu keberadaan siapa yang ada dalam foto tersebut, setelah itu akan kami serahkan ke polisi," ujarnya kepada Tribun Medan, Minggu. Saat diwawancarai, Ismed mengaku bahwa dirinya datang setelah dipanggil oleh tokoh masyarakat karena aksi fotonya yang menduduki patung Letda Sujono."Dipanggil tadi sama orangtua di sini. Saya diantar orangtua saya ke sini. Ini ketemu sama bapak-bapak ini," ujarnya.


Ismed yang juga mengunggah foto tersebut ke Facebook mengaku tidak tahu-menahu mengenai sosok Letda Sujono. Aksi foto-foto bersama kawan-kawannya di tugu tersebut, lanjut Ismed, hanya untuk bersenang-senang."Untuk seru-seruan aja, Bang. Saya tidak tahu siapa Letda Sujono dan patung-patung yang lain itu," ujarnya.Ismed pun mengaku menyesal melakukan hal tersebut."Enggak lagi, Bang. Nyesal saya. Karena tidak tahu saya, makanya saya menaiki patung itu," ujarnya.Saat ditunjukkan beberapa foto lain yang juga beredar di media sosial, dia menegaskan bahwa dia tidak mengenal orang-orang yang ada di dalam foto tersebut."Enggak kenal aku siapa yang dalam foto itu, bukan kawan-kawanku itu. Kurasa orang pendatang itu," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, pemilik akun Fani mengunggah foto-foto sejumlah remaja duduk di atas patung pahlawan pada akun Facebook-nya tertanggal 26 April."sungguh tidak punya otak dan moral manusia seperti ini,..MOHON DI SHARE AGAR MEREKA DI TANGKAP OLEH PIHAK YG BERWAJIB," tulis Fani, Sabtu (7/5/2016).Letda Sujono yang bertugas sebagai anggota pengamanan Perusahaan Perkebunan Karet Negara IX Bandar Betsy gugur saat mempertahankan area kebun dari upaya perebutan paksa oleh massa Barisan Tani Indonesia (BTI) yang merupakan organisasi sayap Partai Komunis Indonesia (PKI).
Letda Sujono kala itu merupakan anggota TNI berpangkat pembantu letnan satu (peltu). Peristiwa yang terjadi pada 14 Mei 1965 itu dikenal dengan nama “Peristiwa Bandar Betsy”. (sumber:kompas.com)